Oleh: Bayu Derriasyah |
Pospapua.com, Pekanbaru — Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kota Pekanbaru, Riau mengalami peningkatan signifikan hingga Juni 2019 dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2018 lalu.
Maisel mengatakan, jumlah kasus DBD yang terjadi di Kota Pekanbaru pada 2019 ini mengalami peningkatan cukup signifikan dibanding tahun 2018. Peningkatan yang terjadi bahkan hingga lebih dari 60 persen.
“Dibandingkan tahun 2018, kasus DBD tahun 2019 hingga awal Juni ini mengalami peningkatan. Tahun 2018 lalu sampai Minggu ke 23 hanya ada 139 kasus DBD di Pekanbaru,” jelas Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Diskes Kota Pekanbaru, Maisel Fidayesi, Ahad (16/6).
Meningkatnya kasus DBD yang terjadi di Kota Pekanbaru, menurut Maisel terjadi akibat faktor cuaca. “Promosi kesehatan juga terus dilakukan agar masyarakat menjaga kebersihan lingkungan. Seperti melaksanakan 3 M (menutup, mengubur, dan menguras, red). Sementara fogging akan kita lakukan untuk daerah yang sudah terkena kasus DBD,” tambahnya.
Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru mencatat hingga awal Juni mencatat, 229 orang di Kota Pekanbaru terjangkit DBD. Peningkatan signifikan kasus DBD terjadi di Kecamatan Payung Sekaki.
“Kasus DBD di Kecamatan Payung Sekaki terus bertambah bahkan melebih kasus DBD di Kecamatan Sukajadi,” kata Maisel. (Bayu/Jss/Ima/nds/INI-Network)